Siapakah yang tidak kenal minuman yang satu ini?
Tumbuhan yang ditemukan oleh seorang Sufi Ali Bin Omar dari Yaman pertama kali direbus sebagai obat penyakit kulit dan obat-obatan lainnya. Masyrakat Indonesia pada umumnya mengenal kopi sebagai minuman di sore hari, di waktu santai atau untuk mengusir rasa kantuk dimalam hari.
Jenis spesies
Ada tiga jenis kopi yang dikenal, Arabica, Liberica, dan Robusta. Bagi banyak orang, arabica dianggap lebih berkualitas. Karakternya adalah rasa pahit yang tidak terlalu dominan, asamnya lebih terasa. Sementara robusta cenderung lebih pahit. Robusta memiliki kafein yang lebih tinggi dapat dikembangakan dalam lingkungan di mana Arabika tidak akan tumbuh, dan membuatnya menjadi pengganti Arabika yang murah. Robusta biasanya tidak dinikmati sendiri, dikarenakan rasanya yang pahit dan asam. Robusta kwalitas tinggi biasanya digunakan dalam beberapa campuran espresso. Di MVP Sports Cafe, The coffelovers dapat menikmati real robusta, real arabica, mochacino, cappucino, dengan metode expresso atau pun diseduh biasa dengan air panas...
yang pasti kedua-duanya menimbulkan sensasi nikmat yang tidak terkira...
Anda yang belum pernah merasakan kopi yang telah disimpan (difermentasi selama 5-7 tahun) dapat berkunjung kesini. karena bahan yang kami gunakan dari kopi aroma bandung.. yang katanya salah satu coffelovers di jakarta berdasarkan uji sensori dari beberapa bule lebih enak daripada kopi di starbuck coffe lho... Dari hasil survey di MVP sendiri, seorang dokter kopi (akunya) pencinta kopi dari bali mengatakan bahwa kopi robusta dan arabica yang telah disimpan 5-7 tahun ini mempunyai kekhasan rasa asam jamur kopi yang tidak ditemukan dalam kopi jenis apapun....
Kafein pada kopi, Aman / tidak
Kafein ialah senyawa kimia yang dijumpai secara alami di dalam makanan contohya biji kopi, teh, biji kelapa, buah kola ( Cola nitida), guarana, dan maté. Ia terkenal dengan rasanya yang pahit dan berlaku sebagai perangsang sistem saraf pusat, jantung, dan pernafasan. Kafein juga bersifat diuretik (dapat dikeluarkan melalui air kencing).
Batasan aman konsumsi kafein dari berbagai sumber berkisar antara 200-300mg. untuk itu, mari kita lihat, minuman mana saja yang mengadung kafein dan berapa besarnya.
Kandungan kafein pada beberapa produk pangan
Secangkir Kopi, 85 mg
Secangkir Teh, 35 mg
Sebotol Coco cola, 35 mg
Minuman energi(kratingdaeng, M-150,Galin Bugar, dll ), 50 mg
Sebatang coklat, 20-60 mg
Kopi Instan, 2.8 - 5.0%
Kopi Moka (mentah), 1.08%
Kopi Moka (sangrai), 0.82%
Kopi Robusta Jawa, 1.48%
Kopi Arabika, 1.16%
Kopi Liberika (mentah), 1.59%
Kopi Liberika (sangrai), 2.19%
Metabolisme kafein dalam tubuh
Meminum kopi dapat menyegarkan, menghilangkan kantuk dan membuat bersemangat karena kafein mengurung reseptor adenosin di otak. Adenosin ialah senyawa nukleotida yangberfungsi mengurangi aktivitas sel saraf saat tertambat pada sel tersebut. Seperti adenosin, molekul kafein juga tertambat pada reseptor yang sama, tetapi akibatnya berbeda. Kafein tidak akan memperlambat aktivitas sel saraf/otak sebaliknya menghalang adesonin untuk berfungsi. Dampaknya aktivitas otak meningkat dan mengakibatkan hormon epinefrin dirembes. Hormon tersebut akan menaikkan detak jantung, meninggikan tekanan darah, menambah penyaluran darah ke otot-otot, mengurangi penyaluran darah ke kulit dan organ dalam, mengeluarkan glukosa dari hati. Tambahan, kafein juga menaikkan permukaan neurotransmitter dopamine di otak (www.wikipedia.com)
Manfaat kopi
• Kafein membantu Anda untuk bisa berpikir lebih cepat. Cobalah mengkonsumsi kopi 15 menit atau 30 menit sebelum Anda melakukan wawancara pekerjaan atau memberikan presentasi pada atasan. Hasilnya mungkin akan cukup lumayan, karena kafein yang terdapat pada kopi atau teh terbukti mampu memberikan ’sinyal’ pada otak untuk lebih cepat merespon dan dengan tangkas mengolah memori pada otak.
• Kafein mencegah gigi berlubang. Cobalah untuk meminum secangkir kopi hangat sesaat setelah Anda mengkonsumsi cookies, cake coklat yang lezat, permen rasa buah atau sepotong roti manis. Joe Vinson, PhD. dari University of Scranton menjelaskan bahwa kafein yang terdapat dalam minuman ini ternyata sangat tangguh memberantas bakteri penyebab gigi berlubang.
• Kafein mengurangi derita sakit kepala. Penelitian menemukan kafein yang terdapat dalam kopi atau teh (dalam jumlah tertentu) sanggup menolong mengobati sakit kepala. Menurut Seimur Diamond, M.D., dari Chicago’s Diamond Headache Clinic. Penderita migrain dalam kategori ringan dapat disembuhkan dengan secangkir kopi pekat atau secangkir black tea. Jadi, sebelum mengkonsumsi obat cobalah dulu sembuhkan sakit kepala Anda dengan minuman berkafein.
• Kafein bisa melegakan napas penderita asma dengan cara melebarkan saluran bronkial yang menghubungkan kerongkongan dengan paru.
• Kafein dapat membuat badan tidak cepat lelah, bisa melakukan aktifitas fisik lebih lama, di perkirakan karena kafein membuat “bahan bakar” yang dipakai otot lebih lama.
• Kafein bisa meningkatkan rasa riang, membuat kita merasa lebih segar dan energik. • Perempuan yang minum dua cangkir kopi atau lebih per hari dapat mengurangi risiko terkena pengeroposan tulang (osteoporosis).
• Kopi dapat meningkatkan penampilan mental dan memori karena kopi dapat merangsang banyak daerah dalam otak yang dapat mengatur tetap terjaga, rangsangan, mood dan konsentrasi. Penelitian di Universitas Arizona ditemukan bahwa orang dewasa yang minum kopi sebelum test memori menunjukkan perkembangan yang signifikan dibanding mereka yang minum kopi tanpa kafein.
• Kafein dapat menangkal radikal bebas dan menghancurkan molekul yang dapat merusak sel DNA.
• Kafein juga melindungi jantung dan kanker.
• Untuk mengurangi risiko pengidapan diabetes mulailah meminum kopi. Seseorang yang minum kopi lebih dari enam cangkir sehari berisiko rendah terserang diabetes dibanding dengan orang yang tidak minum kopi sama sekali. Demikian simpulan sebuah riset skala besar yang dilakukan pada 80 ribu orang selama 18 tahun di AS.
• Parkinson jarang ditemukan pada orang yang minum kopi secara teratur. Sebuah riset menyimpulkan penyakit ini justru ditemukan pada pria yang tidak minum kopi tiga kali lebih banyak daripada pria penikmat kopi.• Minum kopi membuat sperma “berenang” lebih cepat dan mampu meningkatkan kesuburan pria. Hal ini diumumkan para ilmuwan Brasil dalam pertemuan “American Society for Reproductive Medicine” di San Antonio, dimana pembicaraan utama berkisar pada efek obat-obatan terhadap kesuburan kaum adam (www.indoforum.com)
Nah, meskipun banyak efek negatif kopi, tapi ternyata banyak juga efek positifnya, asalkan tidak berlebihan... Bukankah segala sesuatu yang terlalu banyak atau terlelu sedikit itu memang tidak baik?